Tampilkan postingan dengan label flashfiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flashfiction. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Agustus 2015

Mun Dan San

Flashfiction yang kutulis untuk mendapat hadiah buku. Belum berjodoh! Tapi aku suka kisah ini ^_^



Sebenarnya kamu ingin suasana terang benderang atau gelap pekat? San bertanya penuh tekanan pada Tirta. Sedang yang ditanya riuh sendiri, selanjutnya diam tenang tanpa menghiraukannya.
Mereka dibutuhkan untuk memberikan kesejukan, Sang Bayu lewat dengan kata-kata yang mesti dicerap maknanya. Semisterius kehadirannya yang tiba-tiba namun entah dimana sosoknya.

FF Memori Tentangmu

Aku menatapmu dalam hening. Meluangkan waktu untuk bicara denganmu. Dari hati ke hati. Hanya saja, ada hal lain yang  harus lebih kupikirkan. Dan, aku masih menunggu kesepakatan kalian.  Entah berapa lama kalian akan membuatku terdiam seperti ini ?
Lembaran putih telah terbuka. Lembaran yang selalu terbuka sendiri tanpa disuruh mengiringi lahirnya pagi. Dan kau bertanya padaku  tentang apa yang ingin aku torehkan padanya. Namun

Sekali Ini Saja




Sekian lama menunggu nyaris jemu. Wajah itu kembali hadir. Seperti biasa aku diacuhkannya dan lebih memilih Si Bau Cemong itu. Ck.. Ck.. Ck.. Aku tidak mengerti, apa sih kelebihan Si Cemong itu selain baunya yang aneh itu? Padahal, aku kan lebih wangi, lebih lembut lagi.

Uh, aku ingin teriak.. Lagi.. Lagi..  dia lagi yang terpilih!